Pengolahan GeoMAD
GeoMAD adalah produk geospasial yang dibentuk dari geomedian dan median absolute deviation (MAD) pada rangkaian citra satelit dalam satu periode. Dengan menggunakan banyak pengamatan, GeoMAD mengurangi pengaruh awan, bayangan awan, dan variasi atmosfer sehingga memberi gambaran permukaan bumi yang lebih konsisten untuk analisis multitemporal.
Piksel menghasilkan GeoMAD tahunan dari data Sentinel-2 untuk seluruh Indonesia. Wilayah pengolahan dibagi menjadi beberapa tile atau grid, lalu diproses secara paralel dengan Argo Workflows. Hasilnya kemudian disimpan di cloud storage dan diintegrasikan langsung ke layanan Piksel agar dapat diakses publik.
Argo Workflows mengatur pelaksanaan pengolahan tersebut. Setelah grid pemrosesan disusun, Argo membagikan pekerjaan ke setiap tile dan menjalankan task pengolahan menggunakan container image yang sama.
Banyak tile dapat diproses pada waktu yang sama. Jumlah task paralel ditetapkan berdasarkan sumber daya yang tersedia; ketika satu task selesai, Argo menjadwalkan tile berikutnya secara otomatis. Dengan pengaturan ini, pengolahan untuk ribuan tile dapat berjalan sebagai satu workflow tanpa perlu menjalankan setiap tile secara manual.

Tahapan Pengolahan GeoMAD
1. Pembagian wilayah menjadi tile atau grid
Wilayah Indonesia dibagi menjadi tile atau grid dengan ukuran tertentu. Pembagian ini memberi satuan pengolahan yang konsisten dan memungkinkan pekerjaan pada banyak area dijalankan secara paralel.

2. Penyiapan dataset Sentinel-2
Untuk setiap periode, citra Sentinel-2 dikumpulkan menjadi satu dataset. Citra diseleksi berdasarkan kualitasnya, termasuk persentase tutupan awan, agar pengolahan menggunakan pengamatan dengan kualitas radiometrik dan visual yang memadai.

3. Masking awan
Masking awan mengidentifikasi piksel yang terpengaruh oleh awan, bayangan awan, dan gangguan atmosfer lainnya. Piksel tersebut tidak digunakan pada tahap berikutnya, sehingga perhitungan GeoMAD menggunakan piksel yang valid.

4. Perhitungan GeoMAD
Pada setiap tile, GeoMAD dihitung dari dataset yang telah melalui masking awan. Hasil perhitungannya berupa geomedian dan median absolute deviation (MAD) dari rangkaian pengamatan pada periode tersebut, kemudian disimpan di public storage dan diindeks ke Data Cube.