Lampiran
Glosarium ini menjelaskan istilah, singkatan, dan konsep teknis yang digunakan dalam dokumentasi Piksel.
Glosarium
Reflektansi, suhu, dan radiometri
ARD (Analysis Ready Data) — Data yang telah diproses dan disusun dengan standar yang konsisten agar dapat langsung dimuat dan dibandingkan. Jenis koreksinya bergantung pada sensor: produk optik memerlukan koreksi radiometrik, geometrik, dan atmosferik, sedangkan produk SAR memerlukan koreksi radiometrik dan medan. Produk data satelit dasar Piksel disediakan sebagai ARD.
BOA (Bottom-Of-Atmosphere) — Reflektansi pada permukaan Bumi setelah pengaruh atmosfer dikoreksi. Pada produk optik, istilah ini digunakan untuk reflektansi permukaan.
Level-1 / L1 — Produk yang diturunkan dari data sensor dengan koreksi radiometrik dan geometrik dasar, tetapi belum menjalani pemrosesan geofisik tingkat lanjut. Contohnya adalah Sentinel-2 Level-1C dan Sentinel-1 Level-1 GRD.
Level-2 / L2 — Produk Level-1 yang telah menjalani pemrosesan sesuai jenis datanya. Contohnya adalah koreksi atmosferik untuk reflektansi permukaan dan estimasi suhu permukaan pada Landsat Collection 2 Level-2.
Level-3 / L3 — Produk turunan atau komposit yang menggabungkan satu atau beberapa observasi Level-2. GeoMAD Sentinel-2 merupakan komposit temporal tahunan.
SR (Surface Reflectance) — Reflektansi permukaan Bumi setelah pengaruh atmosfer dikoreksi. Nilainya menggambarkan pantulan cahaya matahari oleh permukaan pada panjang gelombang yang berbeda.
ST (Surface Temperature) — Suhu radiatif permukaan yang diturunkan dari band inframerah termal. Produk Landsat Collection 2 Level-2 menyatakannya dalam kelvin.
TOA (Top-Of-Atmosphere) — Reflektansi pada sensor sebelum pengaruh atmosfer dikoreksi. Sentinel-2 Level-1C menyediakan reflektansi TOA, sedangkan data Landsat Level-1 dapat dikonversi menjadi reflektansi TOA.
Algoritma pemrosesan
LEDAPS (Landsat Ecosystem Disturbance Adaptive Processing System) — Algoritma NASA dan USGS untuk menghasilkan reflektansi permukaan Landsat 4, 5, dan 7 melalui koreksi hamburan serta penyerapan atmosfer.
LaSRC (Land Surface Reflectance Code) — Algoritma USGS untuk menghasilkan reflektansi permukaan dari sensor OLI pada Landsat 8 dan 9.
Sen2Cor — Prosesor ESA yang mengubah Sentinel-2 Level-1C (TOA) menjadi Level-2A (BOA). Prosesor ini juga menghasilkan Scene Classification Layer (SCL), Aerosol Optical Thickness (AOT), dan Water Vapour (WVP).
Radar dan SAR
Hamburan balik (σ⁰) — Ukuran energi gelombang mikro yang dipantulkan permukaan kembali ke sensor radar. Nilai sigma-nought ini dapat dinyatakan pada skala linear atau desibel (dB).
C-band — Rentang frekuensi gelombang mikro sekitar 4–8 GHz. SAR Sentinel-1 bekerja pada 5,405 GHz, setara dengan panjang gelombang sekitar 5,6 cm. Sinyal ini dapat menembus awan, sedangkan sensor SAR dapat beroperasi pada siang maupun malam hari.
GRD (Ground Range Detected) — Produk Sentinel-1 Level-1 yang telah diproyeksikan ke geometri ground range. Produk ini menjadi masukan untuk menghasilkan RTC.
IW (Interferometric Wide Swath) — Mode akuisisi utama Sentinel-1 di atas daratan. Mode ini memiliki lebar sapuan sekitar 250 km dan menghasilkan produk beresolusi sekitar 20 m.
Polarisasi (VV, VH, HH, HV) — Orientasi gelombang radar saat dipancarkan dan diterima. Sentinel-1 umumnya menggunakan polarisasi ganda, seperti VV+VH di atas daratan, untuk merekam respons permukaan yang berbeda.
RTC (Radiometrically Terrain Corrected) — Produk SAR yang telah dikoreksi secara radiometrik dan terhadap pengaruh topografi. Koreksi ini membuat nilai hamburan balik lebih konsisten untuk dibandingkan antarcitra, antarwaktu, dan pada medan yang berbeda.
SAR (Synthetic Aperture Radar) — Sensor radar aktif yang memancarkan gelombang mikro dan mengukur sinyal pantulannya. SAR tidak bergantung pada cahaya matahari dan dapat mengamati permukaan melalui tutupan awan.
Sensor satelit
ETM+ (Enhanced Thematic Mapper Plus) — Sensor multispektral pada Landsat 7. Sensor ini memiliki delapan band, termasuk band pankromatik 15 m dan band termal 60 m.
MSI (Multi-Spectral Instrument) — Sensor optik pada Sentinel-2 yang merekam 13 band dengan resolusi spasial 10, 20, dan 60 m.
OLI (Operational Land Imager) — Sensor optik multispektral pada Landsat 8. OLI memiliki sembilan band, termasuk band pankromatik 15 m, coastal aerosol, dan cirrus.
OLI-2 — Sensor OLI pada Landsat 9. Resolusi radiometriknya 14 bit, dibandingkan dengan 12 bit pada OLI Landsat 8, sehingga dapat membedakan variasi spektral yang lebih halus.
TIRS (Thermal Infrared Sensor) — Sensor termal Landsat 8 dengan dua band termal pada resolusi asal 100 m. Produk Landsat meresampel band tersebut menjadi 30 m.
TIRS-2 — Sensor termal Landsat 9. Desain optiknya mengurangi pengaruh cahaya liar (stray light) yang ditemukan pada TIRS Landsat 8.
TM (Thematic Mapper) — Sensor multispektral pada Landsat 4 dan 5. TM memiliki tujuh band pada resolusi 30 m, kecuali band termal dengan resolusi asal 120 m.
Produk komposit
GeoMAD (Geometric Median and Median Absolute Deviations) — Komposit temporal yang menggunakan median geometrik untuk mewakili kondisi tipikal dan beberapa ukuran MAD untuk menunjukkan variasi. Piksel menyediakan GeoMAD tahunan dari Sentinel-2.
BCMAD (Bray-Curtis Median Absolute Deviation) — Ukuran variasi berdasarkan ketakmiripan Bray-Curtis terhadap median geometrik.
COUNT — Jumlah observasi valid yang digunakan untuk menghitung komposit pada setiap piksel.
EMAD (Euclidean Median Absolute Deviation) — Ukuran variasi berdasarkan jarak Euclidean terhadap median geometrik.
SMAD (Spectral Median Absolute Deviation) — Ukuran variasi berdasarkan sudut spektral terhadap median geometrik.
Infrastruktur data dan standar
COG (Cloud-Optimized GeoTIFF) — GeoTIFF yang disusun agar bagian tertentu dari raster dapat dibaca melalui permintaan rentang HTTP tanpa mengunduh seluruh berkas.
CRS (Coordinate Reference System) — Sistem referensi yang menentukan cara koordinat pada data geospasial dipetakan ke lokasi di Bumi. CRS umumnya dikenali melalui kode EPSG.
EPSG — Daftar pengenal untuk sistem referensi koordinat yang dikelola oleh IOGP. Salah satu contohnya adalah EPSG:4326 untuk WGS 84.
ODC (Open Data Cube) — Kerangka kerja sumber terbuka untuk mengatur, memuat, dan menganalisis data geospasial multitemporal. Piksel Sandbox menggunakannya untuk mengakses katalog data.
STAC (SpatioTemporal Asset Catalog) — Standar terbuka untuk membuat katalog aset geospasial. Katalog STAC dapat ditelusuri secara terprogram dengan pustaka seperti pystac-client.
Layanan web OGC
OGC (Open Geospatial Consortium) — Organisasi internasional yang mengembangkan standar terbuka untuk data dan layanan geospasial.
WCS (Web Coverage Service) — Layanan OGC untuk mengambil nilai piksel dari data raster. Permintaan dapat dibatasi menurut wilayah, resolusi, atau band untuk analisis lebih lanjut.
WMS (Web Map Service) — Layanan OGC untuk memperoleh peta yang telah dirender sebagai gambar.
WMTS (Web Map Tile Service) — Layanan OGC untuk memperoleh peta sebagai ubin gambar yang telah dirender, sehingga sesuai untuk penayangan peta web.
Alat dan alur pemrosesan
Argo Workflows — Mesin alur kerja berbasis Kubernetes yang digunakan Piksel untuk menjalankan pemrosesan geospasial paralel pada infrastruktur komputasi awan.
JupyterLab — Antarmuka berbasis web untuk bekerja dengan notebook, kode, dan visualisasi Python. Piksel Sandbox menggunakannya sebagai lingkungan analisis interaktif.
pystac-client — Pustaka Python untuk menelusuri STAC API dan mengambil metadata aset geospasial.
uv — Pengelola paket dan lingkungan Python yang digunakan di Piksel Sandbox untuk menyiapkan lingkungan analisis.